Aplikasi Komputer Komputer

Cara Menggunakan Vlookup di Excel dengan Mudah

cara menggunakan vlookup
Written by Josua Rifandy

Cara menggunakan Vlookup adalah salah satu alat yang paling penting untuk menyusun data anda dengan mudah. Itulah mengapa semua orang wajib mengetahui cara menggunakan Vlookup dengan teliti. Tidak susah kok teman teman untuk menggunakan salah satu command paling terkenal di internet. Jadi daripada anda masih kebingungan, ayo kita kenali apa itu Vlookup dan penggunaannya dalam berbagai skenario.

Apa itu Fungsi Vlookup di Excel?

Microsoft Excel adalah sebuah software yang seringkali digunakan sebagai alat untuk menyimpan data dalam jumlah yang besar. Memang Microsoft Excel ini tidak sebesar database pada umumnya. Namun anda pun tetap akan kesusahan apabila hanya mengandalkan shortcut seperti ctrl+f saja. Vlookup akan langsung membawa anda ke semua data penting yang sedang ingin dicari.

Saat Anda ingin menarik informasi dari tabel, fungsi Excel VLOOKUP adalah solusi yang bagus. Kemampuan secara instant dari fungsi ini dapat mencari dan mengambil informasi dari tabel adalah pengubah permainan bagi banyak pengguna, dan Anda akan menemukan VLOOKUP dibanyak sekali instansi perusahaan.

Namun, meskipun VLOOKUP relatif mudah digunakan, ada banyak hal yang bisa salah. Salah satu alasannya adalah VLOOKUP memiliki cacat desain utama yaitu karena fungsi ini terlalu sederhana. Sedangkan hal yang biasanya ingin dicari oleh penggunanya pun sangat kompleks. Sehingga data yang ditemukan oleh fungsi Vlookup ini menjadi tidak akurat dan harus diperbaiki kembali. Hal ini dapat menyebabkan hasil yang terlihat sangat normal, meskipun sama sekali tidak tepat.

Baca di bawah ini untuk mempelajari cara mengelola data mentah anda dengan baik. Dan temukan tip lain untuk menguasai fungsi Excel VLOOKUP. Berikut adalah cara menggunakan Vlookup di Excel.

Baca juga: Keyword High CPC Adsense 2019 Untuk Blog BULE

Cara Kerja Fungsi Vlookup Excel:

Cara Menggunakan Vlookup di Excel dengan Mudah Pressburner.com

VLOOKUP adalah fungsi untuk mencari dan mengambil data dalam sebuah tabel. Huruf “V” pada VLOOKUP berarti bahwa fungsi ini bekerja secara vertikal. Artinya data dalam tabel harus disusun secara vertikal dengan data dalam baris supaya bisa berfungsi secara efektif.

Sedangkan data dengan posisi horizontal akan menggunakan fungsi yang berbeda yaitu HLOOKUP. Semua fungsi ini tetap sama kok cara penggunaannya. Jadi menguasai salah satu diantara keduanya sudah lebih dari cukup untuk membuat anda mahir dalam menggunakan Excel.

Pada saat penggunaan Vlookup, anda harus memiliki tabel yang terstruktur dengan baik. Kemudian informasi wajib disusun secara vertikal, dan kolom di sebelah kiri yang dapat Anda gunakan untuk mencocokkan baris.

Cara menggunakan VLOOKUP memerlukan tabel terstruktur sehingga nilai pencarian muncul di kolom paling kiri. Data yang ingin Anda ambil (nilai hasil) bisa muncul di kolom mana saja di sebelah kanan. Saat Anda menggunakan VLOOKUP, bayangkan setiap kolom dalam tabel diberi nomor, dimulai dari kiri. Untuk mendapatkan nilai dari kolom tertentu, cukup berikan nomor yang sesuai sebagai “indeks kolom”. Contohnya anda ingin mencari email dari ID seperti 622. Maka kemudian email akan muncul sesuai dengan ID yang teman teman masukkan. Ini dapat anda lihat di contoh berikutnya ini.

Baca juga: 8 Aplikasi TV Online PC Terbaik dan Terbukti Bisa Digunakan

Cara Menggunakan Vlookup:

Cara Menggunakan Vlookup di Excel dengan Mudah Pressburner.com

Proses menggunakan Vlookup terbagi menjadi 4 bagian penting yaitu:

  • Nilai yang Anda cari (lookup_value)
  • Rentang sel yang menyusun tabel (table_array)
  • Jumlah kolom untuk mengambil hasil (indeks_kolom)
  • Mode pencocokan (range_lookup, TRUE = perkiraan, FALSE = tepat)

Hal yang Wajib Diketahui dan Diperhatikan Ketika Menggunakan Vlookup:

Fungsi Vlookup hanya bergerak ke sisi kanan

Salah satu kelemahan dari menggunakan fungsi Vlookup ini adalah fungsi hanya bisa memproses data di sisi kanannya. Artinya VLOOKUP hanya bisa mendapatkan data dari kolom di sebelah kanan kolom pertama dalam tabel. Saat nilai pencarian muncul di kolom pertama, maka semua datang di sisi kiri akan terabaikan.

Namun, jika kolom pencarian muncul di dalam tabel di suatu tempat, Anda hanya dapat mencari nilai dari kolom di sebelah kanan kolom itu. Anda juga harus menyediakan tabel yang lebih kecil ke VLOOKUP yang dimulai dengan kolom pencarian. Solusinya adalah dengan menggeser argumen dari fungsi supaya anda bisa mulai dari kolom paling kiri yaitu “A”.

Vlookup hanya menghasilkan satu data setiap kali pencarian

VLOOKUP hanya akan mengeluarkan hasil dengan nilai pertama. Contohnya adalah, anda bisa melihat cara menggunakan VLOOKUP untuk menemukan nama depan. Kemudian VLOOKUP disetel untuk melakukan pencocokan tepat. Meskipun ada dua nama di dalam sebuah daftar, VLOOKUP hanya akan menampilkan yang pertama atau paling dekat dari atas.

Vlookup Memiliki 2 Mode Berbeda

VLOOKUP memiliki dua mode operasi yaitu pencocokan tepat dan pencocokan terdekat. Dalam kebanyakan kasus, Anda mungkin ingin menggunakan VLOOKUP dalam mode pencocokan tepat. Biasanya pencocokan tepat akan mengeluarkan hasil pencarian yang tidak akan terganti ganti. Sedangkan pada mode seperti vlookup pencocokan terdekat, anda akan menemukan semua informasi yang paling mendekati.

Baca juga: 5 Langkah Belajar SEO Untuk Pemula

Cara Menggunakan Vlookup Dengan 2 Mode

Untuk pencocokan tepat, gunakan FALSE atau 0. Untuk perkiraan yang cocok, setel range_lookup ke TRUE atau 1:

=VLOOKUP(value,table,column,TRUE) // approximate match

=VLOOKUP(value,table,column,FALSE)  // exact match

Sayangnya, argumen ke-4, range_lookup, bersifat opsional dan secara default dipasang ke TRUE. Ini berarti VLOOKUP akan melakukan perkiraan kecocokan secara default. Saat melakukan perkiraan kecocokan, VLOOKUP mengasumsikan tabel diurutkan sesuai dengan angka yang paling dekat. Selama pencarian biner, jika VLOOKUP menemukan nilai yang sama persis, VLOOKUP mengembalikan nilai dari baris tersebut. Namun, jika VLOOKUP menemukan nilai yang lebih besar dari nilai pencarian, VLOOKUP akan mengembalikan nilai dari baris sebelumnya.

Ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan ketika teman teman ingin menggunakan 2 mode yang berbeda. Ikuti terlebih dahulu 2 perbedaan tersebut yaitu “approximate match” dan “exact match”.

Mode default berbahaya karena banyak orang tanpa disadari meninggalkan VLOOKUP dalam mode defaultnya, yang dapat menyebabkan hasil yang salah saat tabel tidak diurutkan. Untuk menghindari masalah ini, pastikan untuk menggunakan FALSE atau nol sebagai argumen ke-4 jika Anda menginginkan hasil yang sama persis.

Pengguna bisa klasifikasi fungsi Vlookup

Jika Anda perlu menerapkan kategori spesifik ke database di Excel, Anda dapat dengan mudah melakukannya dengan VLOOKUP. Gunakan fungsi Vlookup dengan menggunakan tabel yang bertindak sebagai “kunci” untuk menetapkan kategori. Kemudian dengan mudah isi saja kategori yang anda inginkan. Contohnya jika hanya ingin mencari nama, maka gunakan saja kolom dari nama tersebut.

Dapat digabungkan dengan fungsi lain yaitu “IF”

Cara Menggunakan Vlookup di Excel dengan Mudah Pressburner.com

Salah satu kegunaan VLOOKUP yang lebih menarik adalah mengganti fungsi IF. Jika Anda pernah membuat fungsi IF, maka anda tau bahwa IF ini sangat bagus juga untuk mengidentifikasi sebuah data. Namun terkadang ini saja tidak cukup. Maka teman teman bisa menggunakan fungsi berikut untuk menggabungkan kedua fungsi tersebut dengan baik. Berikut adalah fungsi gabungan IF dan Vlookup:

=IFERROR(VLOOKUP(id,planets,3,0),VLOOKUP(id&””,planets,3,0))

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Pressburner.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtub  penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital.

Leave a Comment